Antam-Polda Sultra MoU Bikin Pedoman Pengamanan Obvitnas UBPN Konawe Utara

  • Bagikan
Antam-Polda Sultra MoU Bikin Pedoman Pengamanan Obvitnas UBPN Konawe Utara

GATENEWS – KENDARI : PT. Antam UBPN Konawe Utara menyusun Nota Kesepahaman (MoU) dan Pedoman Kerja Teknis pengamanan obyek vital nasional (Obvitnas) di wilayah operasi produksi Antam Konut.

Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari penetapan PT ANTAM Tbk UBPN Konawe Utara sebagai Obyek Vital Nasional berdasarkan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM nomor 270.K/HK.02/MEM.S/2022 tentang perubahan ketiga atas keputusan Menteri ESDM nomor 77 K/90/MEM/2019 tentang obyek vital nasional bidang energi dan sumber daya mineral.

Ads

Penyusunan MoU dan Pedoman Teknis tersebut diselenggarakan di Hotel Claro Kendari, 27 Desember 2022. Hadir dalam pembahasan diantaranya Wadir Pamobvit Polda Sultra dan jajarannya, Ditkrimsus Polda Sultra, Ditkrimum Polda Sultra, Bidkum Polda Sulra, Satbrimob Polda Sultra.

Sedangjan dari Antam UBPN Konawe Utara, dihadiri oleh Busines Support Senior Manager Muh. Rusdan, GA ER CSR Manager, Asistan Manager Security dan Staf serta Legal Operation Analyst. 

Business Support Senior Manager, Muhammad Rusdan, menyampaikan bahwa dengan adanya penetapan Antam UBPN Konawe Utara sebagai obyek vital nasional, menjadi penguatan bagi perusahaan untuk menjalin kerjasama pengamanan dengan Polda Sultra, sehingga bisa lebih fokus dalam mengamankan asset negara yang ada di wilayah IUP Operasi Produksi Antam UBPN Konawe Utara. 

“Kita berharap dengan penyusunan MOU dan PKT bisa segera kita finalkan dan bisa segera dilakukan penandatanganan, sehingga pelaksanaan pengamanan di wilayah obvitnas UBPN Konawe Utara dapat segera dilaksanakan. Tentu tujuan utamanya adalah dalam rangka pengamanan dan penyelamatan asset negara, serta memberikan nilai yang terbaik bagi negara,” kata Rusdan.

“Antam sebagai BUMN diberikan mandat untuk mengelola semua mineral cadangan yang ada untuk dikelola demi kepentingan bangsa dan negara, serta untuk kemakmuran rakyat dan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, AKBP Darmono, Wakil Direktur Pamobvit Polda Sultra, mengatakan pembahasan MOU dan PKT antara PT ANTAM Tbk dan Polda Sultra ini merupakan tindak lanjut dari permohonan PT ANTAM Tbk untuk mengamankan dan menyelamatkan asset negara dan asset BUMN yang ada di Kabupaten Konawe Utara.

  • Bagikan