BIK Bertabur Diskon, Bonus, dan Promo demi Tercapai Inklusi 75 Persen

  • Bagikan
Salah satu agenda OJK Sultra dalam upaya meningkatkan inklusi dan literasi keuangan pada generasi muda. (Foto: Gugus Suryaman/GN)

GATENEWS.ID: JAKARTA – Berbagai upaya dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mencapai target inklusi keuangan sebesar 75 persen di akhir tahun 2019 ini. Pencanangan Bulan Inklusi Keuangan selama Oktober salah satunya. Dalam BIK ini, masyarakat dapat menikmati beragam kemudahan dan kuntungan produk jasa keuangan dari pelaku usaha jasa keuangan.

BIK merupakan implementasi Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI). Pemerintah juga menetapkan target tingkat literasi keuangan sebesar 35 persen di tahun 2019 yang tercantum di dalam Perpres Strategi Nasional Perlindungan Konsumen No. 50 Tahun 2017.

Ads

Karenanya, OJK membangun kerja sama sinergis bersama Bank Indonesia, kementerian dan lembaga terkait serta Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) guna mendukung pencapaian target inklusi tersebut, yang telah berjalan di seluruh Indonesia dengan melibatkan Kantor Regional/Kantor OJK bekerja sama dengan kantor cabang PUJK dan stakeholder di daerah.

Program yang dilaksanakan berupa kampanye dan sosialisasi terkait inklusi keuangan serta berbagai penjualan produk jasa keuangan berinsentif seperti diskon, bonus, reward, cashback dan promo khusus di bulan Oktober.

Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi Perlindungan Konsumen, Tirta Segara mengatakan, pelaksanaan BIK diharapkan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan serta mendorong akselerasi penambahan jumlah rekening maupun penggunaan produk dan layanan jasa keuangan.

“Dalam mendukung pencapaian target inklusi keuangan, kolaborasi aktif antara regulator dan PUJK sangat diperlukan. Hal ini penting untuk saling mendukung dalam meningkatkan literasi keuangan serta mendorong masyarakat untuk menggunakan produk dan layanan jasa keuangan,” katanya, dalam rilis yang diterima 15 Oktober 2019.

Dalam melaksanakan tugasnya, OJK maupun BI juga akan mengedepankan sisi perlindungan konsumen yang penting untuk membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap industri sektor keuangan.

Sebagai puncak acara BIK, PUJK menginisiasi pelaksanaan kegiatan sinergi aksi yang didukung oleh OJK dan Bank Indonesia (BI) di Kota Kasablanka, pada tanggal 17-20 Oktober 2019 dengan tema “Sinergi Aksi dalam Mewujudkan Inklusi Keuangan untuk Semua dan Perlindungan Konsumen yang Optimal” dan tagline “Gapai Puncak Inklusi, Perlindungan Makin Pasti”.

Literasi dan Pelayanan Keuangan Meningkat

Dalam rangka monitoring pencapaian target literasi dan inklusi keuangan, OJK melakukan Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) tahun 2019. Adapun hasil dari SNLK 2019 masih dalam tahap finalisasi, namun secara umum telah menunjukkan adanya kenaikan yang positif dibandingkan hasil survei tahun 2013 dan 2016.

Untuk meningkatkan perlindungan terhadap hak-hak konsumen, khususnya di era digitalisasi yang semakin canggih dan kompleks, OJK juga terus meningkatkan upaya pelayanan konsumen melalui Kontak OJK 157.

  • Bagikan