BSMI Siaga Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Sulawesi Tenggara

  • Bagikan
Ketua BSMI Sultra dr. Junuda (tengah) didampingi beberapa pengurus provinsi berfoto bersama usai Raker yang digelar offline dan online di sekretariat BSMI Sultra Jl. Dr. Sutomo No 11 Kendari. (Foto: dok/GATENEWS.ID)

GATENEWS.ID: KENDARI – Lembaga kemanusiaan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) hadir di Sulawesi Tenggara untuk melayani masyarakat dalam urusan bencana dan kesehatan. Organisasi non profit berbasis Islam ini telah siap 24 jam apabila dibutuhkan masyarakat Sultra maupun di luar Bumi Anoa.

Saat ini, sudah ada 300 lebih relawan yang bergabung di BSMI se-Sultra. Telah terbentuk kepengurusan tingkat provinsi dan di sembilan kabupaten/kota. Lembaga ini fokus menangani kebencanaan alam maupun non alam, serta melakukan mitigasi bencana dan pembinaan wilayah.

Ads

Ketua BSMI Sultra, dr. Junuda, menjelaskan, BSMI merupakan NGO (non government organization) kemanusiaan yang berbasis di negara-negara Islam. Saat ini sudah lebih dari 24 negara menggunakan BSMI sebagai lembaga resminya menangani urusan kemanusiaan, baik bencana maupun pembinaan kesehatan dan sosial budaya masyarakat. Bahkan BSMI menjadi juru damai di setiap daerah konflik.

“Di Sultra terbentuk sejak September 2019, dan sekarang sudah punya kepengurusan di 9 kabupaten dan kota. Kita membantu secara sukarela dalam kebencanaan, mitigasi, dan pembinaan wilayah,” jelas dr. Junuda, yang sehari-hari menangani klinik psikologi di Rumah Sakit Jiwa Kendari, RS Bahteramas, serta Klinik Adil.

Sejak terbentuk, BSMI Sultra telah terlibat di berbagai lokasi bencana. Seperti bencana banjir di Konawe, Konawe Utara, Kendari, bahkan sampai ke Sulawesi Barat yang baru-baru ini mengalami bencana gempa.

Selain itu, BSMI Sultra rutin melakukan kegiatan bakti sosial sekaligus pengamatan lapangan di berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.

“Kita sering Baksos di Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe, sampai ke Pulau Saponda. Sekaligus observasi, karena kita kan juga perlu pengenalan wilayah terutama yang rawan bencana alam maupun pembinaan kesehatan dan sosial masyarakat,” terang dr. Junuda.

Ia sendiri, selain aktif di RS Jiwa Kendari, RS Bahteramas, dan Klinik Adil menjadi psikiater, juga menjadi dokter di Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Sultra dan Kota Kendari. Dr. Junuda juga sering menjadi psikolog saat seleksi kepala daerah maupun calon anggota legislatif, serta melakukan visum korban tindak pidana.

Rapat Kerja I, BSMI Sultra Siaga Semua Lini

Minggu (28 Maret 2021), BSMI Sultra menggelar Rapat Kerja I di sekretariat Jalan Dr. Sutomo No. 11 Kendari. Dilaksanakan secara offline dan online (zoom meeting) secara terbatas. Beberapa agenda kerja tahunan dirancang badan pengurus provinsi untuk agenda kemanusiaaan.

Sekretaris BSMI Sultra, Mardani, yang memimpin Raker mendampingi ketua, memaparkan sejumlah program kerja yang akan dilaksanakan para pengurus. Mardani mengatakan, BSMI menggenjot semua bidang untuk menghidupkan lembaga ini di Sulawesi Tenggara.

  • Bagikan