Vaksinasi Massal Tahap Pertama di Konkep Baru Tuntas 1.718 Orang, Tahap Dua Masih Sedikit

  • Bagikan
Suasana pelaksanaan Vaksinasi Massal di aula Kantor Bupati Konkep. (Foto : Ajad Sudrajad/GateNews.co)

GATENEWS.CO-KONAWE KEPULAUAN: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat ini tengah berupaya menggenjot program vaksinasi massal. Hal ini dilakukan sebagai wujud dukungan dalam upaya mendorong program pemerintah pusat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Konawe Kepulauan, Sastro mengungkapkan, kegiatan vaksinasi massal yang digelar ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemda dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Sehingga hari ini kami laksanakan vaksinasi secara massal yang dipusatkan di Aula Kantor Bupati Konkep,” ungkap Sastro saat ditemui awak media di sela-sela pelaksanaan vaksinasi, Rabu (30/06/2021).

“Dalam vaksinasi massal ini, pendaftar sebanyak 84 orang. Namun yang tervaksin hanya 79 orang. Sementara yang 5 orang tertunda. Kemudian kami juga masih menunggu data dari 8 Puskesmas lainnya berapa jumlah yang tervaksin per hari ini,” jelasnya.

Berdasarkan data per 29 Juni lalu, dari 4.350 orang yang menjadi sasaran vaksinasi, hanya 1.718 orang yang telah menuntaskan penyuntikan vaksinisasi sinovac untuk dosis pertama. Sedangkan dosis kedua baru mencapai 700 orang.

“Kami sangat berharap kepada seluruh masyarakat Konkep secara umum untuk bersama-sama menyukseskan program vaksinasi ini. Guna mendukung program ini seluruh petugas medis baik yang berada di RSUD dan Puskesmas selalu standbay menunggu warga jika ada yang akan melakukan vaksinasi,” tandasnya.

Wakil Bupati Konkep, Andi Muhammad Lutfi menegaskan kepada seluruh Kades, untuk mengajak seluruh perangkat desa dan warganya terlibat aktif dalam mendukung program vaksinasi ini sesuai arahan pemerintah pusat.

“Dalam waktu dekat ini kami juga akan melakukan rapat koordinasi bersama seluruh Kades se-Konkep untuk memberikan edukasi dalam upaya suksesi program vaksinasi massal ini,” terangnya.

Selain itu, kata Andi Lutfi, jika pemerintah desa tidak patuh terhadap program pemerintah pusat yang sudah terintegrasi secara nasional, maka akan diberikan sanksi. “Termasuk seluruh ASN Konkep yang tidak terlibat aktif dalam mensukseskan kegiatan ini bakal dikenakan sanksi,” tegasnya.

Laporan : Ajad Sudrajad
Editor: Gugus Suryaman

  • Bagikan