Jasad Mahasiswa UHO Telah Terkirim ke Nias, Terimakasih Para Pihak yang Membantu

  • Bagikan
Pengurus HMJ Agroteknologi bersama Ketua dan Sekretaris Jurusan Agroteknologi FP UHO. (Foto: dok)

GATENEWS – KENDARI : Jasad Aprianus Telaumbanua, mahasiswa jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Angkatan 2017 yang meninggal Minggu (11 juli 2021) di RSUD Kota Kendari Sulawesi Tenggara, telah dikirim ke kampung halaman orang tuanya di Desa Sawawuyu Pulau Nias Medan, Sumatera Utara. Biaya pemulangan jenazah yang mencapai Rp32 juta pun telah lunas. Pihak kampus yang membayarkannya.

Open Donasi yang semula digalang rekan sejurusannya juga telah dibatalkan. Flyer yang sudah tersebar telah ditarik kembali. Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Agroteknologi, Abimanyu Galuh Prayoga Yudha, yang berinisatif membuka rekening sumbangan karena empati pada anggotanya, telah membuat pernyataan resmi pada publik. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

“Untuk kepulangan saudara kami Aprianus Telambanua telah ditanggung oleh pihak universitas, terimakasih kepada teman-teman yang telah berniat baik telah membagikan flyer galang dananya,” kata Abimanyu.

Pihak HMJ dan Badan Eksekutif Mahasiswa FP UHO telah bertemu dengan Ketua Jurusan Agroteknologi maupun Dekan FP. Para pihak sepakat, tidak membuka rekening sumbangan untuk pemulangan jenazah Aprianus.

Pihak kampus maupun HMJ dan BEM, meminta semua pihak tidak lagi menyebarkan pemberitahuan sumbangan untuk almarhum. Mereka mengkhawatirkan rekening donasi yang dibuka untuk alasan pemulangan jenazah akan sengaja disalahgunakan oleh oknum lain.

Pengurus HMJ Agroteknologi berdiskusi bersama Ketua Jurusan Agroteknologi FP UHO, Dr. Nini Mila Rahni, terkait pemulangan jenazah Aprianus ke Nias Sumatera Utara. (Foto: dok)

Oleh Dokter yang merawat, Dr. Irsan, dalam surat keterangan kematian resmi, Aprianus dinyatakan meninggal karena gagal sirkulasi nafas akibat penyakit meningitis plus sepsis yang dideritanya. Hasil pemeriksaan Laboratorium Patologi Klinik RSUD Kota Kendari menyatakan mendiang Aprianius negatif COVID-19 sesuai Rapid Test Antigen SARS-CoV-2.

Sebelumnya, Ketua HMJ Agroteknologi, Abimanyu Galuh Prayoga Yudha belum mengetahui biaya pemulangan jenazah telah ditanggung oleh pihak Universitas. Ia langsung menginisiasi gerakan open donasi. Selebaran untuk membantu disebar dengan mencantumkan nomer rekening BRI atas nama Abimanyu Galuh Prayoga Yudha.

Rupanya biaya itu telah diurus Dekan Fakultas Pertanian Prof. Marsuki Iswandi, beserta Ketua Jurusan Agroteknologi Dr. Nini Mila Rahni. Biaya Rp32 Juta untuk pemulangan jenazah ditanggung pihak universitas dan dilunasi sehari setelah kematian almarhum.

Ketua BEM FP, Agung Drivalen Tobarani turut merespon bantuan pemulangan jenazah oleh pihak universitas dengan mengeluarkan pemberitahuan melalui chat WhatsApp yang berisi “Pemberhentian penyebaran open donasi atau pamflet yang tersebar sebelumnya”.

“Assalamu’alaikum wr wb. Terkait open donasi untuk kepulangan jenazah alm. Aprianus Telambanua mahasiswa Fakultas Pertanian asal Sumatera Utara, kami mengucapkan terimakasih banyak atas partisipasinya dan sekarang semua biayanya sudah ditalangi oleh pihak universitas. Oleh karena itu, mohon kerjasamanya agar pamflet open donasinya tidak lagi disebarkan. Terimakasih banyak,” tulis Agung Drivalen kepada rekan-rekannya.

Editor: Gugus Suryaman

  • Bagikan