Silat, Budaya Bangsa yang Mesti Dikembangkan, Potensi Pesilat Sultra Menjanjikan

  • Bagikan
Ketua IPSI Sultra, Andi Ady Aksar (tengah) saat menyerahkan bantuan peralatan latihan. (Foto: dok)

GATENEWS – KENDARI : Pencak Silat bukan hanya seni bela diri, lebih dari itu, merupakan budaya bangsa yang mesti dilestarikan, dikembangkan, dan mendapat dukungan berbagai pihak. Tak terkecuali di Sulawesi Tenggara.

Di bawah kepengurusan baru, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen meningkatkan prestasi cabang olahraga ini di kancah nasional. Ketua Pengprov IPSI Sultra, Andi Ady Aksar, berjanji mewujudkan hal itu. Berbagai upaya pengembangan termasuk pembinaan atlet tengah digenjot.

Salah satu upayanya, Andi Ady Aksar mengaku tengah mempersipakan untuk mendirikan Padepokan.

“Insyaallah realisasi pembangunan padepokan pencak silat akan didirikan dalam waktu dekat ini, saat ini kami tengah menyiapkan lahan yang strategis,” ujar Andi Ady Aksar, Kamis (3/6/2021).

Harapannya, dengan adanya pembangunan padepokan tersebut, dapat mendukung sarana latihan terpusat para atlet pencak silat dalam rangka menciptakan bibit atlet berprestasi.

“Pencak Silat ini adalah budaya bangsa Indonesia dan olahraga berprestasi secara nasional, kami ingin benar-benar meningkatkan pembinaan olahraga pencak silat di Sultra,” katanya.

Menurut Ady, potensi atlet pencak silat di Sultra sangat menjanjikan. Dengan pembinaan maksimal akan bisa mengembalikan prestasi olahraga pencak silat Sultra di era Permata Kumalasari hingga Adam Malik.

Di padepokan itu, nantinya para Pesilat Sultra akan ditampung dan mendapat pembinaan intens, sehingga benar-benar siap menghadapi event nasional seperti PON dan Kejurnas.

“Saya sangat berharap ke depan ada lagi atlet Sultra yang terpanggil masuk Pelatnas. Sebab dengan begitu akan bisa meningkatkan prestasi pencak silat di Sultra,” pungkasnya.

Editor: Gugus Suryaman

  • Bagikan