Hari Pangan Sedunia di Kendari Diwarnai Demonstrasi Kasus Tewasnya Dua Mahasiswa

  • Bagikan
Demonstrasi Mahasiswa di Kendari Menuntut Penyelesaian Kasus Pembunuhan Dua Rekannya. (Foto: Andar Y/GateNews.Id)

GATENEWS – KENDARI: Meski Kendari sedang menjadi lokasi perayaan Hari Pangan Sedunia ke 39 pada 2 – 5 November 2019, sejumlah mahasiswa tetap menggelar demonstrasi menuntut pengusutan kasus kematian dua rekan mereka yang tewas saat unjuk rasa 26 September 2019 lalu.

Mahasiswa menggelar unjuk rasa di Kendari sejak Jumat (1/11/2019) sore di pertigaan jalan HEA Mokodompit-MT Haryono. Kemudian di Bundaran Tank Anduonohu. Aksi juga berlangsung malam hari dengan lokasi di perempatan jalan MT Haryono-La Ode Hadi.

Ads

Dalam aksinya, mahasiswa menggelar mimbar bebas sembari membakar ban bekas di tengah jalan dan membawa spanduk yang isinya meminta pelaku penembakan mahasiswa Universitas Halu Oleo kendari segera diungkap dan diadili.

“Tuntut kami tetap satu, meminta kepolisian segera menetapkan tersangka kasus tewasnya rekan kami,” kata Rahmat Manangkiri selaku koordinator aksi.

Mereka menilai kepolisian lamban mengusut kasus tewasnya Randi dan Yusuf karena sudah lebih dari sebulan belum ada satu pun yang ditetapkan tersangka pembunuhan.

Di hari Sabtu (2/11/2019) mahasiswa juga melakukan demonstrasi di perempatan jalan MT Haryono-La Ode Hadi dan Perempatan Lapangan Eks MTQ.

Di perempatan Lapangan Eks MTQ para demonstran dibubarkan sekelompok orang berpakaian preman.

Tuntutan aksi juga tetap sama, menuntut pengungkapan pelaku penembakan Randi dan Yusuf.

  • Bagikan