Awas.. Jangan Anggap Remeh, Bahaya Kalau Jarang Mengganti Celana Dalam

  • Bagikan

GATENEWS-LIFESTYLE:- Sobat gatenews, ayo ngaku, seberapa sering anda mengganti dalaman usai melakukan aktivitas seharian?

Jangan anggap remeh ya, meski terlihat sepele, namun menjaga kebersihan celana dalam adalah hal yang sangat penting dilakukan oleh setiap orang loh, sobat.

Ads

Pakaian di area sensitif ini sangat rentan kotor karena dipakai di area kulit yang mengandung bakteri Escherichia coli (E.Coli). What?

Kita mungkin saja jarang mengganti celana dalam, kebiasaan membolak balik celana dalam usai membersihkan badan, nyatanya berdampak buruk.

Gatenews mencoba merangkum, apa saja bahaya bagi anda yang jarang mengganti celana dalam yang dilansir dari berbagai sumber.

  1. Bisa menimbulkan rasa gatal di area genital

Jadi, kalau kita masih saja menganggap remeh, maka hal yang pertama klai dirasakan asalah, munculnya rasa gatal di area ‘itu’.

Ini terjadi karena adanya penumpukan bakteri pada celana dalam yang berpindah ke bagian kulit area sensitiv, sehingga menyebabkan rasa gatal.
Jika kondisi ini terus dibiarkan bisa menyebabkan iritasi yang lebih serius. Ngeri, kan?

  1. Muncul ruam pada kulit

Nah, setelah rasa gatal, biasanya disertai munculnya ruam, benjolan, hingga kemerahan di area genital.

Hal ini seperti disampaikan, Caleb Backe, ahli kesehatan dan kebugaran dari Maple Holistics saat diwawancarai Bustle, menyebut kondisi tersebut sama halnya dengan kulit wajah yang harus tetap bersih dan terhindar dari kotoran.

“Pastikan untuk mengganti pakaian dalam secara rutin karena berisiko terjadinya penumpukkan kotoran, bakteri, hingga minyak yang menyebabkan ruam, benjolan, kemerahan, hingga iritasi,” katanya.

  1. Akan timbul bau tak sedap

Dr. Michael Reitano, ahli kesehatan seksual asal Roman dalam media saat Bustle, mengatakan resiko lain yang akan terjadi jika Anda jarang mengganti celana dalam adalah timbulnya bau tak sedap di area kelamin.

Kondisi ini terjadi karena adanya penumpukan kotoran dan bakteri di celana dalam yang menciptakan bau tak sedap.

Bagi wanita, aroma ini menurutnya akan lebih tajam jika Anda mengalami keputihan. Hmm.

  1. Muncul infeksi dan jamur

Resiko selanjutnya yang akan terjadi jika Anda tidak rutin mengganti pakaian dalam adalah munculnya infeksi jamur. Kondisi ini terjadi karena organ intim yang lembap disertai banyaknya kuman dan bakteri di celana bisa mendukung tumbuhnya jamur dengan baik.

  1. Berpotensi terkena infeksi saluran kemih (ISK)

Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang perempuan. Biasanya ditandai dengan sering buang air kecil (anyang-anyangan), nyeri saat kencing, urin keruh atau berbau, hingga nanah atau darah dalam urin.

Kondisi ini biasanya disebabkan beberapa hal, salah satunya adalah malas mengganti celana dalam. Disebut demikian, karena menurut Dr. Michael Reitano, bakteri atau partikel kotoran yang menumpuk bisa masuk ke saluran kemih dan menyebabkan ISK. Jadi bagaimana sob?

Masih mau malas-malasab mengganti celana dalam? Ayok, 2022 harus lebih sehat.

  • Bagikan