Kali Biru Didorong jadi Destinasi Wisata Alternatif, ASR Kendari Harapkan Kebangkitan Ekonomi Warga Setempat

  • Bagikan
Destinasi wisata Kali Biru Kendari. (Foto: jelajah sultra)

GATENEWS – KENDARI : Destinasi wisata keluarga Kali Biru di Kelurahan Bungkutoko Kecamatan Abeli, saat ini menjadi lokasi yang menyerap daya tarik warga Kota Kendari.

Kali Biru adalah destinasi baru warga Kendari yang dibuka sejak Agustus 2019. Menurut pengelola wisata Fadly (33), wahana itu menjadi area wisata setelah warga kota banyak yang melakukan kunjungan ke tempat itu untuk bersantai bersama keluarga.

Iklan

“Telaga Biru atau Kali Biru ini sudah viral dikarenakan airnya berwarna biru, sehingga warga berbondong- bondong mengunjungi objek wisata baru di Kota Kendari,” terang Fadly.

Sebelum pandemi, omset pedagang lokal mencapai Rp5 juta per bulan. Selama masa pandemi hanya mencapai Rp1 juta dalam sebulan.

Warga penjaja kuliner di objek wisata Telaga Biru berharap tempat tersebut dapat menjadi media untuk memulihkan ekonomi mereka, sehingga dukungan dari segala pihak sangat diharapkan.

Lembaga Aku Sahabat Rakyat (ASR) binaan Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melakukan kunjungan di area wisata tersebut pada 13 Oktober 2021.

Ketua ASR Kota Kendari, Alvian Liambo mengatakan, obyek wisata rakyat yang viral itu, sangat berpotensi untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi ditengah pandemi Covid-19 sehingga, dibutuhkan peran seluruh pemerhati wisata lokal.

“Kunjungan kami adalah dalam rangka memberikan motivasi dorongan semangat kepada pengelola wisata dan para pedagang kuliner di area wisata Telaga Biru atau Telaga Biru,” kata Alvian.

Alvian juga mengatakan pihaknya mengajak dan mengimbau agar memanfaatkan wisata Telaga Biru Bungkutoko sebagai alternatif wisata keluarga.

Kehadiran relawan ASR untuk memberikan solusi, mulai dari membangun komitmen untuk menjaga kebersihan lingkungan telaga hingga inovasi pengelolaan darmawisata berbasis digital.

ASR Kendari menginisiasi pembuatan drum sampah, pengelolaan telaga secara profesional, bahkan pembuatan Photobooth dan memanfaatkan digitalisasi dalam mempromosikan telaga.(Rls)

  • Bagikan