Aktif Bersosial Media, Salah Satu Tugas Pengurus DPD Partai Berkarya Se-Sultra

  • Bagikan
Foto bersama para pengurus DPW dan DPD Partai Berkarya se-Sultra usai pleno penetapan pengurus DPD di Kendari, Minggu (13 Juni 2021). (Foto: Gugus Suryaman/GN)

GATENEWS – KENDARI : Dewan Pengurus Wilayah Partai Berkarya Provinsi Sulawesi Tenggara menetapkan kepengurusan di daerah kabupaten dan kota (DPD), Minggu (13 Juni 2021). Telah terbentuk 15 pengurus DPD dari 17 kabupaten dan kota se-Sultra. Minus Kabupaten Buton dan Wakatobi yang kini masih dikaji usulan yang masuk.

La Ode Umar Bonte, Ketua DPW Partai Berkarya Sultra yang juga telah didaulat sebagai bendahara umum dewan pengurus pusat, memimpin rapat pleno penetapan pengurus DPD di Hotel Claro Kendari, Minggu (13 Juni 2021) malam. Didampingi Sekretaris Yahya, Bendahara Hendrawan, dan Ketua Bidang Kaderasasi, serta para pengurus DPW lainnya.

Banner

UB sapaan akrab Umar Bonte, memberi lima tugas utama pada para Ketua DPD yang telah ditetapkan. Salah satunya aktif bersosial media. Hal ini menurutnya penting, sebab di zaman yang serba digital ini, orang-orang lebih aktif melihat layar smartphone daripada bertatap muka. Sehingga wadah untuk menyosialisasikan partai agar lebih diterima salah satunya lewat sosial media.

“Lima tugas besar pengurus DPD kabupaten kota. Pertama menyusun kepengurusan sampai tingkat kecamatan, ke dua segera membentuk media center. Ini penting sekali tidak mesti di kantor, tapi harus ada. Ke tiga, segera membentuk grup media sosial. Sekarang ini orang lebih banyak berinteraksi di grup-grup sosmed, ini harus kita manfaatkan,” ujar UB kepada para Ketua DPD yang hadir.

Ke empat, sambung dia, sesegera mungkin membentuk tim penjaringan calon legislatif maupun kepala daerah. Partai Berkarya, kata UB, harus kuat di tiap daerah dengan memiliki anggota dewan atau bupati dan walikota. Sehingga tugas ke lima, setiap DPD wajib memasang target perolehan kursi.

“Minimal ketua, sekretaris, dan bendahara harus berhasil menjadi sebagai anggota DPRD di dapil masing-masing,” tegasnya.

Para pengurus DPD yang dibentuk, diperkirakan mulai Juli 2021 sudah dilakukan pelantikan. Karenanya lima tugas utama itu mesti segera dituntaskan.

Berikut nama-nama Ketua DPD Partai Berkarya di tiap kabupaten dan kota:

  1. Kota Kendari : Suleha Andi Bahar
  2. Konawe Kepulauan : Hasnawaty
  3. Kolaka Timur : H. Amran Firdaus
  4. Kolaka : Ashar Rasyid
  5. Konawe Utara : Wiwid Diansyah
  6. Bombana : Abdul Azis Pamma
  7. Buton Tengah : DR. Ishak Bagea
  8. Buton Utara : H. Saharuddin A
  9. Muna : Banani Virgo Yanto
  10. Konawe : Ridwan
  11. Konawe Selatan : H. Imam Syafi’i
  12. Kolaka Utara : Sapridona
  13. Muna Barat : La Kii
  14. Buton Selatan : Sunarto Suwu
  15. Kota Baubau : Ardiansyah Farmin

Beberapa daerah memang mengalami pergantian pengurus. Namun hal itu dilakukan bukan berati dianggap tidak mampu, UB menegaskan, perubahan pengurus dibutuhkan untuk ingin memperkuat partai. Orang-orang lama tetap diberdayakan dengan tugas berbeda.

Ketua DPW Partai Berkarya Sulawesi Tenggara, La Ode Umar Bonte (kanan) didampingi Dewan Pakar Partai Berkarya Sultra La Ode Hidayat (kiri) memberikan keterangan pers, Minggu (13 Juni 2021) di Hotel Claro Kendari. (Foto: Gugus Suryaman/GN)

Sikap Partai Berkarya Pada Pemerintah Daerah

Pada momen rapat pleno itu, DPW Partai Berkarya juga mengumumkan sikap terhadap pemerintah saat ini, terutama di tingkat provinsi maupun kabupaten kota. Sikap partai itu merupakan perintah yang mesti dijalankan oleh para pengurus.

Seluruh Ketua DPD membuat sikap politik ikut membangun daerah. Boleh kritis, tapi hal-hal yang penting. Seluruh daerah agar bisa membangun kerjasama dengan pemerintah daerah masing-masing

“DPW memberikan dukungan penuh pada Gubernur Sultra Bapak Ali Mazi, dalam hal membangun daerah menuju Sultra Maju. Namun kita tetap memberikan kontrol kepada pemerintah provinsi agar berjalannya pemerintahan ini seimbang,” tegas Umar Bonte disambut para pengurus.

Editor: Gugus Suryaman

  • Bagikan