Lamban Urus Pecalonan Wabup, Etnis Masyarakat Koltim Geruduk Kantor DPR

  • Bagikan
Massa aksi dari berbagai etnis di Koltim berdialog di DPRD terkait pemilihan calon wakil bupati. (Foto: Hasrianty)

GATENEWS-KOLTIM: Pencalonan Wakil Bupati Koltim dinilai lamban dan tidak ada titik terang. Etnis masyarakat Koltim yang tergabung dalam simpatisan SBM dari 12 kecamatan, mendesak Parpol pengusung di DPRD untuk segera merealisasikan percepatan pemilihan.

Hal tersebut diperkuat dengan situasi Koltim yang kini seperti tanpa nakhoda, pasca OTT KPK yang menjerat Bupati Koltim Andi Merya Nur.

Massa yang tergabung dalam lintas etnis yang juga merupakan simpatisan SBM, melakukan aksi damai di dua titik, yakni titik star di lapangan Desa Lalingato dan di Gedung DPRD Kabupaten Koltim pada Senin (4/4/2021).

Massa menilai berlarut-larutnya proses pengisian kekosongan jabatan wakil bupati Koltim, disebabkan tidak adanya keseriusan dari gabungan partai politik pengusung SBM untuk mempercepat proses pengisian kekosongan tersebut dan berdampak dan kerugian pada masayakat.

Selain itu, gabungan partai politik pengusung SBM terkesan tidak lagi memegang komitmen yang pernah dibangun dan ditandatangani untuk mendukung dan mencalonkan Diana SBM (Istri Mediang Syamsul Ibrahim) sebagai calon Wakil Bupati Koltim.

“Kami mendesak kepada DPRD Koltim khususnya partai pengusung SBM pilkada 2020 untuk mengawal percepatan pembentukan panitiapemilihan pengisian kekosongan jabatan wakil bupati Koltim,” teriak Koordinator Aksi, Sukri.

Massa juga menagih janji politik gabungan partai pengusung SBM Pilkada 2020 yakni masing-masing partai PDIP, Gerindra, PAN dan Demokrat sebagaimana yang ditandatangani pimpinan partai tingkat kabupaten untuk memegang teguh komitmen awal pencalonan Diana SBM sebagai calon wakil bupati Koltim

“Kami menyatakan sikap dan kebulatan tekad mendukung Diana SBM untuk dicalonkan dan dipilih sebagai wakil dalam rangka mengisi kekosongan jabatan wakil bupati Koltim,” lanjutnya.

Massa kemudian ditemui dan mendapat tanggapan Parpol pengusung yang hadir, selain Gerindra yang belum menyatakan sikap, PAN, PDIP dan Demokrat, menyatakan tetap solid dengan tujuan awal yakni mengusung Diana Massi SBM sebagai Calon Wabup Koltim.

Selanjutnya, Wakil Ketua I DPRD Koltim, Rahmatia Lukman mengatakan anggota DPRD Koltim telah melakukan langkah- langkah pengusungan wabup.

“Sebelumya kami sudah menerima rekomendasi pengusungan calon wabup dari bupati, lalu selanjutnya kami pihak DPRD mengkonsultasikan pada gubernur, untuk pengusungan calon wabup Koltim, Diana SBM, partai masih solid,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua DPRD lainnya, Syukur Adam, secara kelembagaan menurut dia, pasca Bupati tersandung kasus hukum, langsung bersikap mengambil langkah, dengan menemui Kepala Biro Pemerintahan, Kepala Biro Hukum dan Kepala BPKAD Provinsi untuk meminta petunjuk selaku wakil pemerintah pusat dalam rangka menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Kolaka Timur.

“Saat ini kita tengah membahas APBD. APBD perubahan tidak bisa berjalan tanpa kepala daerah selaku penanggungjawab penuh atas penggunaannya, kami bersurat ke gubernur agar segera menurunkan PJ Bupati guna menjalankan roda pemerintahan di Koltim,” akunya.

Penulis: Hasrianty

  • Bagikan