Awal Tahun 2022, Pemda Kolaka Tancap Gas Vaksinasi, Sasaran Anak Sekolah

  • Bagikan
Awal Tahun 2022, Pemda Kolaka Tancap Gas Vaksinasi, Sasaran Anak Sekolah

GATENEWS-KOLTIM:- Awal tahun 2022 vaksinasi kembali gencar dilaksanakan di Kolaka Timur (Koltim), kali ini menyasar siswa Sekolah Dasar, susuai Keputusan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia(Kemenkes RI) nomor 01.07/MENKES /6688/2021 tentang pelaksanaan vaksinasi corona virus Disiase 2019 ( covid-19) anak umur 6-11 tahun.

Lalu ditindaklanjuti seluruh kepala daerah diseluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali wilayah Kabupaten Kolaka Sultra yang gerak cepat melaksanakan vaksinasi.

Ads

Sekolah- sekolah dasar dikabupaten Kolaka kini tengah gencar melakukan sosialisasi vaksinasi dan permintaan persetujuan atau penolakan orang tua/ wali untuk memberikan vaksin kepada anaknya.

SD negeri 3 Lamokato Kolaka adalah salah satu sekolah yang terpantau tengah melakukan sosialisasi vaksinasi yang dihadiri kepala sekolah SDN 3 Lamokato Imamong Spd.Mpd, kepada sejumlah orang tua siswa, Kepala bidang kesehatan dan pelayanan dinas kesehatan Kolaka dokter Azis Ilham, perwakilan camat setempat, dan dokter dari pihak kepolisian polres Kolaka.

Kepala sekolah SDN 3 Lamokato Imamong mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan sosialisasi, setelah sosialisasi lalu dilanjutkan vaksinasi dan imunisasi senin mendatang.

“Senin, (17/1/2022), pagi imunisasi sampai selesai,dilaksanakan di SDN 3 Lamokato, siswa yang akan di imunisasi merdeka di dampingi orang tua/walinya dan sebelum melakukan vaksin harus sarapan dahulu dan sehat,” terangnya

“Jumlah siswa SD negeri 3 Lamokato 600 siswa, peserta yang bakal divaksin sesuai dapodik berdasarkan kondisi siswa.

Mekanismenya, siswa yang vaksin dengan tidak vaksin ada pembedanya, siswa yang vaksin dapat melakukan sekolah offline dan yang tidak vaksin dapat melakukan sekolah online, siswa yang sudah divaksin tidak dapat duduk bersama dengan yang tidak vaksin,hal tersebut dikatakan Dandim Kolaka saat rapat bersama dengan Kapolres Kolaka dinas kesehatan dan Dikbud,” ujarnya.

  • Bagikan