Cara Bupati Koltim Tekan Penyebaran Covid-19

  • Bagikan
Covid 19 Kolaka Timur, Dari Zona Hijau Ke Merah

GATENEWS : KOLAKA TIMUR – Menekan penyebaran Covid 19 diwilayah Kolaka Timur, Andi Merya Nur selaku Bupati, banyak melakukan berbagai cara pencegahan.

Pencegahan itu antara lain dengan melakukan Swab bersama keluarga serta staf yang bertempat di Rujab Bupati.

Banner

Bupati bersama staf yang sehari-hari berada di lingkungan, seperti petugas jaga, Ajudan, Pramutamu, Pramusaji dan Driver, melakukan Swab,Senin(28/6/2021).

Usai Swab bupati menyampaikan jika kegiatan ini, sebagai salah satu langkah yang dilakukan untuk mengetahui apakah tertular atau tidak Covid, kita mulai dari diri keluarga dekat.

“Alhmandulillah hasilnya negatif semua, ini berarti saya dan keluarga beserta yang keseharian di rujab ini, harus terus waspada dan mawas diri dari Covid-19,”harapnya.

Lanjutnya,”Begitupun kepada seluruh masyarakat Kolaka Timur, saya berharap agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan demi menghindari wabah corona,”

“Di Rujab juga merupakan tempat kunjungan tertinggi, demi menghindari penyebaran Covid-19, protokol kesehatan yang ketat dilakukan jika ingin masuk ke dalam, yakni harus memakai masker, mencuci tangan dan tak lupa mengukur suhu tubuh dengan batas maksimal 37,5 derajat celcius,”katanya.

Ditempat berbeda, yang juga salah satu antisipasi lainnya untuk mencegah angka penularan covid, bagian setda yang dipimpin PJ sekda Koltim Andi Muh Iqbal Tongasa membagikan masker ke seluruh OPD.

Sekda yang mewakili Bupati Koltim, bersama Asisten I Setda Koltim Arisman, menyambangi kantor-kantor OPD satu persatu sambil membagikan masker yang sudah dikemas dalam kantong plastik.

Tak hanya membagi, ia juga selalu berpesan kepada seluruh penghuni kantor dan keluarga masing-masing staf, untuk terus menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Jangan lupa pakai ini masker, mari bantu pemerintah dan kita semua untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini. Patuhi prokes agar kita semua terhindar dari virus ini,” harapnya.

Sebagai informasi, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara, Usnia merilis, warga Sultra yang mengikuti vaksinasi COVID-19 dosis lengkap baru mencapai 386.899 atau 19,32 persen dari 2.002.579 target sasaran.

Sedangkan capaian untuk vaksinasi dosis satu sebanyak 660.919 atau 33 persen dari sasaran di 17 kabupaten/kota di Sultra.

Rincian capaian itu adalah Kota Kendari 164.805 dosis satu dan 108.598 dosis kedua dari 265.147 sasaran; Kota Baubau 40.416 dosis satu, 26.917 dosis dua dari 120.281 sasaran; Kabupaten Konawe Utara 25.361 dosis satu, 16.730 dosis dua dari 50.555 sasaran; Kolaka 66.906 dosis satu, 39.291 dosis dua dari 180.663 sasaran.

Berikutnya, Kabupaten Bombana 40.360 dosis satu, 22.019 dosis kedua dari 114.474 sasaran; Buton Utara 15.539 dosis satu, 8.211 dosis dua dari 50.119 sasaran; Kolaka Utara 31.282 dosis satu, 28.585 dosis dua dari 106.926 sasaran; Konawe 57.234 dosis satu, 36.382 dosis dua dari 199.127 sasaran; Konawe Selatan 64.495 dosis satu, 29.588 dosis dua dari 236.749 sasaran.

Selanjutnya, Kabupaten Kolaka Timur 25.118 dosis satu, 14.909 dosis dua dari 95.133 sasaran; Muna Barat 16.583 dosis satu, 7.464 dosis dua dari 64.128 sasaran; Buton Tengah 20.750 dosis satu, 9.004 dosis dua dari 85.438 sasaran; Muna 37.209 dosis satu, 19.173 dosis dua dari 163.266 sasaran.

Kemudian capaian vaksinasi di Kabupaten Wakatobi 19.307 dosis satu, 8.483 dosis dua dari 86.431 sasaran; Buton 18.302 dosis satu, 10.045 dosis dua dari 85.363 sasaran; Konawe Kepulauan 5.154 dosis satu, 2.942 dosis dua dari 28.015 sasaran, serta Kabupaten Buton Selatan mencapai 12.098 dosis satu, 6.558 dosis dua dari 70.764 sasaran.

Sementara capaian vaksinasi berdasarkan kategori, yaitu tenaga kesehatan mencapai 24.550 dosis satu, 22.585 dosis dua, dan 9.177 dosis ketiga dari 20.436 sasaran. Selanjutnya, vaksinasi petugas publik mencapai 220.610 dosis satu, dan 139.453 dosis dua dari 247.006 sasaran.

Selanjutnya, vaksinasi lansia mencapai 23.200 dosis satu, 13.752 dosis dua dari 157.296 sasaran. Kemudian vaksinasi masyarakat umum dan rentan mancapai 287.541 dosis satu, 154.339 dosis dua dari 1.281.341 sasaran.

Serta vaksinasi remaja mencapai 86.947 dosis satu dan 40.859 dosis dua dari 296.410 sasaran.

Sasaran vaksinasi di daerah ini sebanyak 2.002.579 orang, sedangkan vaksin yang dipasok pemerintah pusat baru sebanyak 1.337.332 dan semua telah disebar ke kabupaten/kota.

Kebutuhan vaksinasi di Sultra kurang lebih 4 juta dosis, sementara alokasi vaksinasi baru mencapai 1,3 juta dosis.

Kurangnya pasokan vaksin di provinsi ini tentunya mempengaruhi cakupan vaksinasi sesuai yang digalakkan pemerintah untuk mencapai kekebalan kelompok dari infeksi COVID-19.

Meskipun saat ini telah mengikuti program penyuntikan vaksinasi, tetapi masyarakat tetap diminta menaati protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan guna mencegah resiko terinveksi Covid-19.

Laporan : Hasrianty
Editor : Muh Adryan Lusa

  • Bagikan