Covid 19 Kolaka Timur, Dari Zona Hijau Ke Merah

  • Bagikan
Cara Bupati Koltim Tekan Penyebaran Covid-19

GATENEWS : KOLAKA TIMUR – Perkembangan Covid-19 untuk wilayah Kolaka Timur kembali memperihatinkan, sebelumnya status berada pada hijau namun beberapa hari terakhir ini menjadi merah.

Dikarenakan kembalinya zona merah Covid-19 ini,Pemda Koltim dan pihak terkait menggelar rapat evaluasi perkembangan data kasus dan capaian vaksinasi, Senin(28/6/2021).

Banner

Andi Merya Nur mengatakan dalam rapat tersebut bahwa perkembangan Covid-19 umumnya dan khususnya yang ada di Kabupaten Koltim beberapa hari yang lalu berdasarkan info dari gugus tugas Covid-19 masih zona hijau, tetapi mulai kemarin hingga hari ini status berubah menjadi zona merah dan sudah ada 9 orang yang terpapar Covid-19.

“Saya meminta kepada bapak ibu sekalian tetap mematuhi protokol kesehatan, jangan lengah. Alhamdulillah saya dengan anak-anak yang ada di Mes Pemda, berjumlah 29 orang,semuanya melakukan swab dan Alhamdulillah semua negative,” kata Bupati Koltim.

“Dalam kegiatan ini kami meminta pelaporan untuk gugus sebelumnya sampai dimana dana covid,karena ini juga yang akan dipake lagi untuk persiapan penambahan pasien”,pintanya.

“Kita harus mencari dimana bisa tempat isolasi pasien covid, karena di Provinsi yaitu RS Bahteramas dan Hermina itu sudah penuh, tolong Dinas Kesehatan saya minta laporannya”, tegas Andi Merya.

“Jadi kita harus antisipasi lebih awal untuk pasien yang kena Covid-19 di Koltim. Selain itu tambahan untuk honor yang membantu petugas penguburan korban Corona,” ungkapnya.

Sekda Koltim, Andi Muh. Iqbal Tonggasa memaparkan hasil temuan warga Koltim yang terpapar.

“Kemarin jam 9 sampai jam 4 sore kami menemukan ada 3 klaster,sebenarnya yang terdaftar di Provinsi klaster A 2 ,salah satu pasien yang belum terdaftar, telah berpulang kemarin malam,”ungkapnya

“Dalam hal ini kita harus mencari tempat isolasi mandiri yang terpapar Covid-19. Alternatifnya adalah RUSUNAWA yang ada di Desa Tawainalu dan juga mobil khusus untuk mengantar pasien yang terpapar ke tempat isolasi,” sarannya.

Laporan : Hasrianty
Editor : Muh Adryan Lusa

  • Bagikan