Koltim Kebut Pelaksanaan Vaksinasi, Sekolah Jadi Target Utama

  • Bagikan
Koltim Kebut Pelaksanaan Vaksinasi, Sekolah Jadi Targer Utama

GATENEWS-KOLTIM: –Sehari setelah mangadakan rapat pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 tingkat Kabupaten Koltim, seluruh jajaran hingga tingkat Desa dan Kelurahan, Pemerintah Daerah Kolaka Timur (Koltim) langsung tancap gas untuk melaksanakan pemberian vaksin kepada masyarakat.

Para Camat secara bersamaan kecamatan, menginstruksikan jajarannya ditingkat bawah yakni Kepala Desa dan Lurah untuk mencari warga yang belum melaksanakan vaksin baik dosis I maupun dosis II.

Ads

Di Kecamatan Aere, misalnya, langsung diadakan vaksinasi di beberapa desa yakni Desa Aere dan Watuwoha, Kecamatan Loea pun tak mau ketinggalan, menyasar sekolah-sekolah seperti yang terjadi di SMP 1 Loea, demimikian juva kecamatan Lambandia juga digelar vaksinasi di sejumlah sekolah yang ada di seluruh kecamatan Lambandia.

Dandim 1412 Kolaka, Letkol Inf Risa Wahyu Puji Setiawan BS MHan, yang juga Tim percepatan vaksinasi wilayah Koltim, meminta seluruh perangkat daerah jika menemui kendala dalam bentuk apapun dalam pelaksanaan vaksin ini, untuk segera dilaporkan, baik melalui WA Grup maupun langsung jaringan pribadi agar dibantu dicarikan.

“Kendala apapun, tolong disampaikan ke tim percepatan vaksinasi, termasuk kami di jajaran Kodim 1412 Kolaka. Kita targetkan sampai akhir tahun ini, proses vaksinasi di Kolaka Timur ini sudah mencapai 50 persen dari target,” imbaunya, Kamis (9/12/2021).

Berdasarkan data vaksinasi hingga 7 Desember 2021 di Koltim, dari total sasaran vaksin yakni 95.133, yang sudah di vaksin dosis I sebanyak 32.548 atau 34,21 persen. Lalu dosisi II sebanyak 19.585 atau 20,59 persen, vaksinasi untuk tenaga kesehatan atau nakes yang dosis III yakni 545 atau 83,46 persen.

Kepala Puskesmas Lambandia Gunawan SKM, menyebut, khusus sekolah, dari total 12 sekolah yang ada di kecamatan Lambandia, terdiri dari SMA, SMK, SMP dan MTS, dari total sasaran 1.763 siswa, yang sudah vaksin dosis I 935 atau 53 persen, dosis II 661 atau 37,5 persen. Sedang yang belum vaksin adalah 828 atau 47 persen.

  • Bagikan