Usai Gelar Rapat, Pemda Koltim Kebut Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi

  • Bagikan
Usai Gelar Rapat, Pemda Koltim Kebut Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi

GATENEWS-KOLTIM: –Pemerintah Daerah Kolaka Timur (Koltim) terus berupaya mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Berbagai upaya telah dilakukan, hingga sosialisai ke pelosok untuk memberi hard imunity kepada seluruh lapisan masyarakat.

Terbaru, Pemda Koltim menggelar rapat percepatan penyutikan vaksin yang dipimpin langsun Pejabat Bupati, Sulwan Aboenawas dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Dina.

Ads

Pj Bupati Koltim Sulwan Aboenawas dalam rapat itu mengatakan, meski saat ini kasus covid-19 sudah makin menurun, akan tetapi kewaspadaab harus terus dilakukan.

“Sejak puncak kasus covid 19 dibulan juli sampai agustus tahun 2021,perlahan-lahan kasus barupun mulai menurun utamanya dibulan September, secara rasional di kabupaten kolaka timur bahkan sejak tanggal 24 oktober hingga saat ini, tidak ada di laporkan kasus aktif,” jelasnya.

Hal ini mengindikasikan sekitar satu bulan lebih kolaka timur dalam kondisi kondusif , akan tetapi protokol kesehatan dan vaksinasi yang jadi agenda kesehatan yang harus terus ada.

“Adapun data terakhir kabupaten kolaka timur pertanggal 6 desember tahun 2021 dapat kami sampaikan yaitu konfirmasi data positif 634 orang terkombinasi kasus aktif dalam perawatan tidak ada sembuh selesai, 34 orang yang meninggal, ” katanya lagi.

Usai Gelar Rapat, Pemda Koltim Kebut Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan selama masa pendemi ini, tingkat penanganan covid 19 dititik beratkan pada tantangan disiplin protokol kesehatan dalam berbgai kegiatan sosial kemasyarakatan .

“Sejak awal pendemi di kabupaten kolaka timur terus menerus berupaya menerapakan protokol kesehatan
Hal ini telah ada peraturan bupati nomor 35 tahun 2020 yaitu tentang penerapan di siplin dan pencegahan penularan, sebagai upaya pencegahan penularan covid 19 di kabupaten kolaka Timur.

Dalam berbagai kegiatan baik pemerintah maupun dalam kegiatan sosial kemesyarakatan yang menghadirkan banyak anggota satgas covid daerah tingkat kacamatan dan desa selalu berupaya membantu pelaksanaan protokol kesehatan berdasarkan intruksi Kemeterian Dalam Negeri nomor 61 tahun 2021 berlaku sejak 23 september samapi 6 desember 2021kabupaten kolaka timur masuk dalam katagori ppkm level 3 setelah sebelum pernah sebelumnya dalam status level 2 meskipun saat ini kasus level aktif.

Intruksi langsung dijalankan

Sehari setelah mangadakan rapat pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 tingkat Kabupaten Koltim, seluruh jajaran hingga tingkat Desa dan Kelurahan, Pemerintah Daerah Kolaka Timur (Koltim) langsung tancap gas untuk melaksanakan pemberian vaksin kepada masyarakat.

Para Camat secara bersamaan kecamatan, menginstruksikan jajarannya ditingkat bawah yakni Kepala Desa dan Lurah untuk mencari warga yang belum melaksanakan vaksin baik dosis I maupun dosis II.

Di Kecamatan Aere, misalnya, langsung diadakan vaksinasi di beberapa desa yakni Desa Aere dan Watuwoha, Kecamatan Loea pun tak mau ketinggalan, menyasar sekolah-sekolah seperti yang terjadi di SMP 1 Loea, demimikian juva kecamatan Lambandia juga digelar vaksinasi di sejumlah sekolah yang ada di seluruh kecamatan Lambandia.

Dandim 1412 Kolaka, Letkol Inf Risa Wahyu Puji Setiawan BS MHan, yang juga Tim percepatan vaksinasi wilayah Koltim, meminta seluruh perangkat daerah jika menemui kendala dalam bentuk apapun dalam pelaksanaan vaksin ini, untuk segera dilaporkan, baik melalui WA Grup maupun langsung jaringan pribadi agar dibantu dicarikan.

Usai Gelar Rapat, Pemda Koltim Kebut Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi

“Kendala apapun, tolong disampaikan ke tim percepatan vaksinasi, termasuk kami di jajaran Kodim 1412 Kolaka. Kita targetkan sampai akhir tahun ini, proses vaksinasi di Kolaka Timur ini sudah mencapai 50 persen dari target,” imbaunya, Kamis (9/12/2021).

Berdasarkan data vaksinasi hingga 7 Desember 2021 di Koltim, dari total sasaran vaksin yakni 95.133, yang sudah di vaksin dosis I sebanyak 32.548 atau 34,21 persen. Lalu dosisi II sebanyak 19.585 atau 20,59 persen, vaksinasi untuk tenaga kesehatan atau nakes yang dosis III yakni 545 atau 83,46 persen.

Kepala Puskesmas Lambandia Gunawan SKM, menyebut, khusus sekolah, dari total 12 sekolah yang ada di kecamatan Lambandia, terdiri dari SMA, SMK, SMP dan MTS, dari total sasaran 1.763 siswa, yang sudah vaksin dosis I 935 atau 53 persen, dosis II 661 atau 37,5 persen. Sedang yang belum vaksin adalah 828 atau 47 persen.

Meski sudah lebih 50 persen jumlah yang divaksin dosis I ini, Camat Lambandia Supriadi SPd tetap berharap kepada pihak terkait seperti Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raga untuk membantu mengarahkan para kepala sekolah guna menginstruksikan seluruh siswa untuk divaksin.

“Kami bertekad untuk melakukan vaksin kepada seluruh siswa yang sudah bisa divaksin yang ada di Kecamatan Lambandia ini sebagaimana instruksi Bapak Bupati dan tim percepatan vaksinasi. Mohon kepada pihak terkait untuk membantu kami,” harapnya. (adv)

  • Bagikan