Bupati Bombana Absen Rapat Bersama DPRD, Jaga Jarak Alasannya

  • Bagikan
Suasana Rapat Kerja di DPRD tanpa Dihadiri Bupati Bombana

GATENEWS-BOMBANA: Mengingat kasus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) terkait Corona Virus 2019 (Covid-19) di Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra) telah berjumlah dua orang dan Orang Tanpa Gejala (OTG) juga dua orang. Depan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat berinisiatif mengundang Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Satuan Gugus Tugas (Satgas) dalam Rapat Kerja Bersama.

Dalam undangan acara tersebut, rencananya pimpinan dan anggota DPRD Bombana akan melakukan rapat gabungan komisi bersama Bupati Bombana. Hal ini dilakukan untuk mendapat informasi dan masukan terkait pengalokasian anggaran belanja penanggulangan bencana Covid-19 dan pembatasan masyarakat keluar masuk di wilayah Kabupaten Bombana.

Ads

Namun, dalam rapat yang diagendakan pada Selasa (14/4/2020), Pemda Bombana selaku pihak diundang tidak hadir dengan dalih menerapkan physical distancing sebagaimana imbauan pemerintah pusat. 

Pemda Bombana melayangkan surat terkait ketidakhadiran mereka mengingat anjuran untuk senantiasa menjaga jarak, menghindari keramaian, dan mengurangi tatap muka. Pemda berharap agar rapat kerja yang dimaksud dapat dilakukan melalui video conference dengan manfaatkan aplikasi Zoom meeting. 

Ketua DPRD Bombana, Arsyad menyatakan kekecewaannya terhadap sikap Pemda Bombana yang tidak menghadiri undangan rapat kerja di Kantor DPRD.

“Kami sangat kecewa terhadap pemda yang tidak mengindahkan agenda rapat tersebut dengan alasan sosial distancing. Padahal kami sudah berupaya mengikuti SOP Covid-19 dengan menerapkan jaga jarak. Lagi pula kalau rapat dengan cara video conference tidak akan maksimal karena kendala jaringan tidak memadai,” keluhnya. 

Politisi Nasdem ini berharap pemda tak perlu tertutup dalam hal anggaran. Ia mengaku pihaknya tak akan mempersulit atau pun berniat menghalang-halangi pemda.

“Justru kami mendukung (pemda) serta berupaya membantu memberi solusi dengan melakukan koordinasi perihal anggaran Covid-19,” katanya.

“Kami tetap akan mengagendakan kembali secepatnya paling lambat dalam minggu ini dengan perihal yang sama,” tambahnya.

  • Bagikan