Kasus Positif di Bombana Terbanyak di Sultra, 10 Pasien Dirawat Khusus

  • Bagikan
Tabel Kasus Covid-19 Sampai 13 Mei 2020.

GATENEWS – BOMBANA: Berdasarkan data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sultra pada 13 Mei 2020, jumlah pasien positif di Bombana meloncat dari 5 menjadi 65 kasus. Hal ini terjadi setelah hasil swab test menunjukkan 60 orang warga Bombana positif Covid-19.

Dengan jumlah itu, Bombana menjadi daerah tertinggi pasien positifnya untuk wilayah Sulawesi Tenggara sampai dengan 13 Mei 2020.

Ads

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bombana, Heryanto menjelaskan penambahan pasien positif tersebut merupakan klaster KM Dorolonda, Pesantren Temboro, dan kontak erat.

Ketua PPNI Sultra ini merincikan data dari ke 60 kasus positif ini tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Bombana. Sebanyak 33 warga Kecamatan Masaloka, 17 orang Kecamatan Mataoleo, 2 berasal dari Poleang Selatan, 3 asal Kabaena Utara, 1 dari Rumbia Tengah, tiga warga Rarowatu, dan satu berdomisili di Rarowatu Utara.

Tiga orang merupakan klaster Pesantren Temboro, 34 klaster KM Dorolonda, dan 22 lainnya akibat kontak erat dengan pasien positif.

“Sedangkan satu orang terdeksi nanti setelah keluar hasil swab test dari laboratorium,” terangnya.

Dari 60 orang tersebut, terdapat 10 pasien yang masih berstatus di bawah umur. Untuk itu, Heryanto mengaku mereka akan ditangani secara khusus. Mereka tak dicampur dengan pasien positif lainnya.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak RSUD Bahteramas agar pasien yang masih di bawah umur ditangani terpisah dari lainnya dan tetap didampingi agar tidak depresi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, data kasus Covid-19 di Kabupaten Bombana hingga 13 Mei 2020, yakni OTG berjumlah 37 kasus, ODP 23 kasus, PDP satu kasuss, pasien positif 65 kasus.

Laporan: Andi Hasman

  • Bagikan