Manuver Manuver Genit Ridwan Bae Jelang Pilgub Sultra

Oleh Mau Gani*

Mendiskusikan figur politisi Sulawesi Tenggara, rasanya kurang afdol kalau tidak mengikutsertakan politisi yang satu ini. Ir Ridwan Bae, adalah sepuh politisi Sultra yang kini masuk dalam deretan elit politisi nasional. Fenomenal dan kadang kontroversi, tetapi pria yang kini berusia 63 tahun ini menjadi magnet tersendiri dalam urusan merebut suara rakyat.

Jelang perhelatan lima tahunan Sultra, nama Ridwan kembali mencuat. Banyak pihak yang meyakini anggota DPR RI Dapil Sultra itu bakal kembali berkompetisi. Spekulasi Ridwan Bae menarik ditunggu hasil akhirnya, semua mengenal kemahirannya memainkan ritme dan kejutan-kejutan kecil setelahnya.

Ada juga yang menganggap mantan Bupati Muna dua periode tersebut, hanya menunjukan kegenitan dalam bermanuver dan menanti siapa yang bakal jadi lawan tandingnya.

Meskipun salah satu lembaga survey menyebut, nama Ridwan Bae muncul dalam radar bersama dengan Ir Hugua dan Tina Nur Alam yang juga rekanya di parlemen, namun Ridwan selalu cerdas dalam melihat momentum, dia tahu kapan harus warming up dan kapan harus cooling down.

Terbukti, beberapa kali perhelatan politik Ridwan selalu bermain di posisi aman dan menguntungkan, misal dia menarik rem dukungan kepada dr LM Baharuddin saat Pilkada Muna periode 2015, saat membaca peluang Rusman Emba akan memenangkan pertarungan.

Politisi Golkar ini juga vokal mengkritik pemerintahan Sultra tetapi juga termasuk yang paling rajin membuka pintu masuk program-program pemberdayaan masyarakat, bantuan sosial yang dirasakan langsung, Ridwan beberapa kali terlihat langsung turun dan inilah yang menjadi modal utamanya menuju 2024.

Namun, semua berharap kegenitan pria yang juga sukses sebagai pengusaha ini tidak sekedar manuver yang sering ditunjukannya. Semua tahu Ridwan pernah bertarung di putaran Pilgub 2013 lalu melawan Nur Alam saat itu, namun beberapa pihak dianggap kurang serius, sebab di akhir masa kampanye Ridwan memilih untuk menghemat energi.

Sukses menjadi Bupati Muna dua periode, lalu kini secara beruntun berhasil masuk parlemen di dua pemilihan, namun hingga soal urusan perebutan kursi nomor satu di Sultra, Ridwan belum termasuk orang yang beruntung, pernah menjadi calon, juga pernah hanya menjadi bakal calon, sehingga publik tentu menanti sejauh mana Ridwan mengakhiri ambisinya. Kita sih berharap happy ending.

Modal Populer dan Partai Kuat

Soal popularitas sosok Ridwan tidak perlu dipertanyakan lagi, peraih 93.067 suara di pemilihan anggota legislatif 2019 ini tentu punya barisan pendukung yang kuat dan solid. Tidak hanya meloloskan dirinya, Ridwan berhasil mencetak sejarah sebagai satu-satunya orang di Bumi Anoa yang lolos ke parlemen bersama anaknya.