Menggiring ‘Mai Te Wuna’ ke Politik Dinilai Cederai Citra Pariwisata Muna

  • Bagikan

GATENEWS.ID – MUNA: Tulisan “Mai Te Wuna” yang ditimpali dengan “Amaimo Pada Ini” dalam baliho LM Rajiun Tumada di beberapa titik Kabupaten Muna dinilai mencoreng citra positif pariwisata daerah tersebut.

Direktur Kawal Muna, Abdul Razak Said Ali mengatakan makna Mai Te Wuna bagi pemerintah dan masyarakat Muna sebagai pemacu kebangkitan dunia kepariwisatan dan pembangunan ekonomi di daerah tersebut secara keseluruhan.

Ads

“Hastag Mai Te Wuna yang memenuhi beranda media sosial merupakan bukti akan bangganya masyarakat Muna dengan daerahnya. Para milenial daerah ini pun buktinya memviralkan di akun media sosial mereka. Bahkan Pemda Muna juga berhasil mendapatkan penghargaan nasional dari kementerian terkait,” terang Razak.

“Kalimat Amaimo Pada Ini (saya sudah datang), merupakan sebuah tindakan provokatif dari tagline Mai Te Wuna (Ayo ke Muna). Apalagi kalimat tersebut untuk kepentingan politik Rajiun,” tambahnya.

Menurut Razak, Rajiun Tumada dalam mempublikasikan dirinya secara politik mestinya dengan menyampaikan berbagai programnya.

“Semestinya Rajiun lebih kreatif dalam memasarkan niat kepentingan politiknya di masyarakat Muna. Misalnya dengan jualan program yang mungkin berhasil terlaksana di Muna Barat disampaikan ke masyarakat Muna,” kata Razak.

Pilkada Serentak 2020 belum memasuki tahapan, termasuk di Kabupaten Muna. Namun dari pantauan GateNews.id beberapa figur mulai unjuk gigi. Dua nama yang digadang akan ikut dalam pesta demokrasi lima tahunan ini yakni LM Rajiun Tumada yang saat ini menjabat sebagai Bupati Muna Barat dan LM Rusman Emba sebagai petahana di Kabupaten Muna.

Laporan: Novrizal R Topa

Editor: Didul

  • Bagikan