Pemda dan DPRD Bombana Dituntut Stabilkan Harga Bahan Pokok Ditengah Wabah Covid-19

  • Bagikan
Pemda dan DPRD Bombana Dituntut Stabilkan Harga Bahan Pokok Ditengah Wabah Covid-19

Bombana- Gatenews.id| Wabah Corona Virus Disease 2019 atau lebih dikenal dengan sebutan Covid-19 telah mewabah di Dunia sejak akhir tahun 2019 dan sampai ke Indonesia khususnya Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra) pada awal maret lalu.

Dengan mewabahnya Covid-19 ini tidak hanya berdampak pada hubungan sosial masyarakat namun juga berpengaruh pada kenaikan harga bahan pokok di Pasar. Sebagian bahan komoditi menukik tajam.

Ads

Asri Grandong selaku wakil ketua LSM Perisai saat dikonfirmasi Jurnalis Gatenews.co.id mengatakan harga bahan pokok akan semakin naik terlebih lagi menjelang bulan suci Ramadan.

“Secara alamiah harga barang-barang cenderung naik, ditambah ada pengurangan suplai seperti beras, lombok, telur dan gula karena kasus Covid-19, beberapa hal itu tentu barang-barang impor berkurang. Itu juga mempengaruhi harga bahan-bahan pokok di Bombana,” kata Asri Grandong

Ditengah mewabahnya virus corona terutama menjelang bulan suci Ramadhan memang terjadi harga bahan pokok mengalami kenaikan signifikan dikarenakan tingginya permintaan atau terbatasnya bahan pokok karena Covid-19 belanja dengan takar yang kurang wajar. Kebutuhan melebihi normal hingga mempengaruhi suplai di pasar.

“Kenaikan harga itu sangat signifikan. Karena harga gula pasir sudah sampai Rp 23.000/kg padahal sebelumnya hanya berkisar 14 ribuan dan telur Rp 60.000/rak sementara harga sebelum Covid-19 hanya 40 ribuan saja. Momentum itu salah satunya karena pengaruh virus corona.”Ungkapnya.

Meskipun Satgas Bombana sudah bekerja maksimal dan optimis dalam melakukan penanganan Covid-19, dengan mengimbau masyarakat tetap menjaga diri, tidak terlalu beraktifitas diluar rumah bila tidak terlalu penting dan menghindari keramaian.

Hal ini tentu menjadi momok bagi masyarakat Bombana apalagi bagi mereka yang berpenghasilan di bawa rata-rata dengan kondisi harga bahan pokok dipasaran mengalami kenaikan harga yang tajam.

” Kami menekankan kepada Pemda bersama DPRD, agar jagan hanya fokus dalam penanganan Covid-19, tetapi dilain hal juga harus memikirkan kesejahteraan masyarakat juga kondisi kehidupan yang lain dalam hal menstabilkan kenaikan harga sembilan bahan pokok”, Tandasnya

  • Bagikan