Penanganan Covid-19 Bombana Disorot, Anggota DPRD Sultra: Satgas Jangan Kebanyakan di Posko

  • Bagikan
Hasrat Saat Membagikan Masker ke Warga.

GATENEWS – BOMBANA: Data Covid-19 Kabupaten Bombana per 11 Mei 2020 pukul 09.00 Wita berdasarkan rilis Gugus Tugas Covid-19 Sultra tercatat 96 Orang Tanpa Gejala (OTG). Lalu 19 Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sedangkan pasien positif sebanyak 5 orang. Data tersebut menjadikan Bombana masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 di Sultra.

Menanggapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Sultra daerah pemilihan Bombana-Konawe Selatan, Hasrat menyoroti kinerja Satgas Covid-19 Bombana.

Ads

Ia menilai kinerja Satgas Covid-19 Bombana belum maksimal mengedukasi masyarakat terkait pencegahan pandemi global ini. Sebabnya, masih banyak masyarakat yang belum menerapkan penggunaan masker dan menjaga jarak di tempat umum.

“Faktanya masih banyak ibu-ibu yang ke pasar untuk membeli kebutuhan selama bulan puasa Ramadhan membawa anak-anak tanpa menggunakan masker sama sekali,” terang Sekretaris PDIP Sultra ini, Minggu (10/5/2020).

Mestinya menurut Hasrat, Satgas Covid-19 Bombana rutin melakukan edukasi ke masyarakat terkait menjaga jarak antara orang pentingnya menggunakan masker saat bepergian keluar rumah.

“Satgas Covid-19 Bombana belum maksimal soal edukasi social distancing karena masih banyak warga yang keluar rumah tidak menggunakan masker. Sebaiknya Satgas jangan kebanyakan di posko, tapi turun lapangan dan lihat faktanya,” kata Hasrat saat turun membagikan masker ke masyarakat Bombana.

Melihat kondisi ini, Hasrat sendiri turun bersama timnya membagikan 10.000 masker kepada masyarakat. Bersama timnya pula ia mengedukasi masyarakat terkait pentingnya menjaga jarak dan menggunakan masker di masa pandemi Covid-19 ini.

Masker tersebut dibagikannya di sejumlah kecamatan, yakni Poleang, Poleang Selatan, Poleang Timur, Poleang Tenggara, Mataoleo, Masaloka, Rumbia, Rumbia Tengah, dan Lantari Jaya.

Laporan: Andi Hasman

  • Bagikan