Sultra Memulai Vaksinasi Covid-19, Gubernur: Diperlukan Intervensi

  • Bagikan
Sultra Memulai Vaksinasi Covid-19, Gubernur: Diperlukan Intervensi

GATENEWS.ID: KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi, menyatakan, tanpa intervensi kesehatan yang cepat dan tepat, diperkirakan sebanyak 2,5 juta kasus Covid-19 akan memerlukan perawatan di rumah sakit di Indonesia dengan angka kematian yang diperkirakan mencapai 250 ribu kematian.

“Oleh karena itu, perlu segera dilakukan intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan, namun juga diperlukan intervensi lain yang efektif untuk memutuskan mata rantai penularan, yaitu melalui upaya vaksinasi,” jelas Gubernur seperti disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, M. Ridwan Badallah, S.Pd, MM melalui pres rilis.

Ads

Menurut Gubernur, vaksinasi bertujuan mengurangi penularan, menurunkan angka kesakitan dan kematian, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat, dan melindungi masyarakat agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dimulai yang ditandai dengan seremoni Pencanangan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Pemerintah Provinsi Sultra di aula RSUD Bahteramas, Kendari (14 Januari 2021). Gubernur, Wakil Gubernur, Forkopimda, Sekretaris Daerah, sejumlah kepala OPD menghadiri kegiatan tersebut.

Terdapat 13 orang penerima vaksin perdana yang dilaksanakan Pemprov Sultra. Rektor Universitas Halu Oleo Muhammad Zamrun menjadi orang pertama yang divaksin, disusul oleh Asisten Bidang Pemerintahan Pemprov Sultra Basiran, dan perwakilan tenaga kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra dr. Tety Yuniarty.

Selanjutnya, secara berturut-turut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ridwan Badallah, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi La Ode Muhammad Ali Haswandy, dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Muhammad Yusuf.

Menyusul Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Abdul Halim Momo, Kepala Bagian Kesra Musdar, Kepala Bagian Rumah Tangga Idris, Kepala Seksi Perencanaan Dinas Kesehatan Abdul Gafur A. Ismail. Lalu dari tari tokoh agama, masing-masing I Nyoman Sudiana (Hindu), Marthen Sambira (Kristen), dan Ni Made Budiasih (Budha).

Dalam laporannya, Plt Kepala Dinas Kesehatan Sultra Usnia mengatakan, pelaksanaan pencanangan vaksinasi Covid-19 di Sultra dan dilaksanakan secara di 34 provinsi se-Indonesia merupakan instruksi menteri dalam negeri bertanggal 5 Januari 2021.

“Pelaksanaan di Sultra tersebar di dua daerah, yakni Kota Kendari dan Kabupaten Konawe, yang merupakan daerah penyangga Sultra,” jelas Plt. Kadis Kesehatan.

Mereka yang menjalani vaksinasi perdana di Sultra sebanyak 33 orang yang berasal dari kalangan pejabat dan tokoh agama, dengan masing-masing rincian 13 orang di Pemprov Sultra, 10 orang di Pemerintah Kota Kendari, dan 10 orang di Pemerintah Kabupaten Konawe.

  • Bagikan