TPAKD Kendari Terbentuk untuk Mempercepat Akses Keuangan Daerah bagi UMKM

  • Bagikan
Pelantikan dan pengukuhan TPAKD Kota Kendari oleh Wali Kota Sulkarnain didampingi Kepala OJK Sultra M. Fredly Nasution. (Foto: Nurul A Fadilla/GN)

GATENEWS – KENDARI : Pemerintah Kota Kendari bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Senin (20/04/2021). Wali Kota Sulkarnain Kadir melantik langsung didampingi Kepala OJK Sultra Mohammad Fredly Nasution, di Gedung Learning Center OJK.

Pembentukan TPAKD ini dianggap sangat penting sebagai forum yang bertugas memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menyaring lembaga-lembaga penyelanggara jasa keuangan di Kota Kendari untuk dipertemukan dengan para pelaku usaha.

Selain itu, tim ini juga bertindak sebagai forum komunikasi antar instansi dan stakeholders terkait, untuk meningkatkan percepatan akses keuangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sehingga mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Dengan TPAKD ini, akan lebih mudah mempertemukan orang yang ingin berinvestasi kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan permodalan.

“Kenapa disebut percepatan, karena kita pengen efisien, program ini mampu mempercepat akses keuangan di daerah dalam rangka menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, partisipatif, dan inklusif. Program percepatan akses keuangan tersebut sangat membutuhkan peran aktif dari pemerintah daerah dan stakeholders terkait,” jelas Sulkarnain.

Kata Wali Kota, pihaknya menargetkan bisa lahir 1000 usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bisa menembus dunia digital, yang nantinya bisa memahami dan beradaptasi dengan perubahan kultur. “Karena konsep ini bisa merubah pola interaksi bisnis kita kedepannya dengan konsep digital,” imbuhnya.

Kepala OJK Sultra, Mohammad Fredly Nasution, mengapresiasi dan salut terhadap terbentuknya TPAKD Kota Kendari. Harapannya, terbentuknya TPAKD Kota Kendari ini dapat menjadi awal yang baik dalam meningkatkan koordinasi dan sinergi mendorong perekonomian Sultra khususnya Kota Kendari, melalui akses masyarakat kepada sektor jasa keuangan dan tentunya peningkatan literasi keuangan yang baik.

“Lembaga jasa keuangan menunggu dari UMKM-UMKM untuk bisa memperoleh pembiayan, misal dari bank dan lembaga pembiayan lainnya. Intinya agar tingkat inklusi semakin meningkat, otomatis kesejahteraan juga meningkat,” katanya.

Penulis : Nurul A. Fadillah
Editor: Gugus Suryaman

  • Bagikan