Viral, PN Palu Tolak Pra Peradilan Yahdi Basma Anggota DPRD Sulteng

Edmond Leonardo Siahaan, SH, MH

PALU, GateNews.id – Pengadilan Negeri Klas IA/PHI/TIPIKOR Palu menolak gugatan Pra Peradilan Tersangka Yahdi Basma (TSK YB), Selasa, (20/8/2019) sekitar pukul 15.57 WITA.

Edmond Leonardo Siahaan, SH, MH, selaku Pengacara Longki Djanggola melalui relesnya menyampaikan terima kasih atas kerja keras pihak Aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng dalam menghadapi gugatan pra peradilan ini.

Selain itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pengadilan Negeri Palu yang telah melihat perkara ini secara obyektif dan memutusnya dengan adil. Sekalipun hampir tiap hari “dibombardir” dengan berita tentang Hak Imunitas TSK YB yang diglorifikasi sedemikian hebatnya bahwa seolah-oleh perbuatan pidana penyebaran kabar bohong ini adalah bagian dari tugas dan fungsi Anggota DPRD Provinsi Sulteng.

Belum lagi berbagai pernyataan dari kelompok pendukung TSK YB, bahwa dirinya adalah korban dari kesewenang-wenangan dan korban UU ITE, tutur Edmon.

Seperti diketahui, bahwa pada 2 Agustus 2019, Polda telah mengirimkan berkas perkara ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng. Namun dengan suratnya bernomor B-1214/P.2.4/Eku.1/08/2019 tanggal 15 Agustus 2019 (P-19) dimana penyidik mendapatkan petunjuk untuk dapat melengkapi berkas perkara Yahdi Basma baik kelengkapan formil dan Kelengkapan Materil.

” Berkaitan dengan perbaikan berkas tersebut, kami dari tim pengacara Longki Djanggola mendesak pihak Polda Sulteng untuk segera mengenakan Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Pasal 14 yang berbunyi Barang siapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran dikalangan rakyat, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun,” tandasnya

Sementara Tindak pidana penyebaran Hoaks yang dilakukan TSK YB, kata Edmond, dilakukan dengan keadaan sadar dan pengetahuannya yang cukup, bahwa akibat dari perbuatan pidananya tersebut akan menimbulkan keonaran pada masyarakat luas, keresahan dan kekhawatiran pada masyarakat.