Wanita Penderita Tumor Ganas di Bombana Butuh Uluran Tangan Dermawan

  • Bagikan
Bolang Didampingi Anaknya Saat Menceritakan Kondisinya

GATENEWS – BOMBANA: Malang benar nasib Bolong (45). Ibu rumah tangga yang tinggal di Lingkungan II, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) ini mengidap tumor ganas tepat di hidungnya. Penyakit ini dideritanya sejak empat tahun lalu dan kunjung sembuh, malah semakin memburuk.

Jurnalis GateNews.Id mengunjungi kediamannya untuk mengetahui langsung kondisi sang ibu. Tampak kondisi bagian hidung memang sudah tak sempurna lagi. Malah terdapat bagian hidung yang mulai membusuk. 

Ads

Anak perempuan Bolong, Ernawati (29) mengaku pasrah dengan kondisi ibunya itu sebab segala upaya yang mereka mampu, sudah mereka usahakan.

Erna mengaku pihak keluarga sudah membawa ibunya berobat ke rumah sakit. Pengobatan alternatif juga sudah dijalani, tetapi hasilnya nihil.

“Sudah empat tahun bertahan dengan penyakit ini. Sebelumnya sudah berobat di beberapa rumah sakit yang ada di Sultra bahkan ke pengobatan alternatif, tapi tidak ada hasilnya,” kata Ernawati saat mendampingi ibunya, Rabu (29/4/20).

Bolong juga empat mendapat bantuan dari tetangganya untuk dirujuk ke salah satu rumah sakit di Sultra. Namun karena peralatan yang tidak memadai, pihak rumah sakit menyarankan agar dirujuk ke Makassar. Terganjal biaya, Bolong membatalkan niatnya berobat ke Makasaar.

“Kami sudah pasrah, penyakit ibu saya makin parah. Nanah dan darah sudah keluar dan membusuk. Kami sudah kehabisan uang,” ungkap Ernawati dengan nada kecewa.

Di tempat yang sama, Bolong mengaku selama ini berobat menggunakan fasilitas Kartu Indonesia Sehat. Ia mengaku tak ada alternatif lain yang bisa diandalkan karena ia sudah tak bekerja lagi pasca tumornya makin membesar.

Sambil terisak, ia mengaku tak tahu apalagi yang harus dilakukan karena sudah tak punya biaya. Padahal besar harapannya ingin sembuh dari penyakit yang bermulai dari luka kecil itu.

Kini ia hanya mengharapkan keajaiban ataupun belas kasih dan uluran tangan pemerintah setempat agar dapat membantu pengobatannya.

Penulis: Hatamudin
Editor: Andi Hasman

  • Bagikan