Warga Blokir Jalan Mobil Pengangkut Material di Kendari

  • Bagikan
Warga Punggolaka saat memblokir jalan. (Foto: Istimewa/GateNews.Id)

GATENEWS – KENDARI: Warga RT 23, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puwatu, Kota Kendari tak lagi menikmati dengan baik akses jalan utama di lingkungan mereka. Penyebabnya, hilir mudik truk pengangkut material Kendari-Konawe membuat jalan mereka diselimuti debu.

Tingginya volume debu yang menyelimuti jalan di pekuburan punggolaka ini mulai dirasakan warga sejak musim kemarau 2019. Beberapa warga pun mulai diserang penyakit pernapasan.

Ads

Tak kunjung mendapat perhatian para pemilik truk yang menggunakan jalan dan pemerintah, warga akhirnya sepakat menutup akses jalan menggunakan batang pohon. Mereka pun lanjut mengadukan masalah ini ke DPRD Kota Kendari.

“Kami tak akan membuka jalan kalau belum ada kejelasan jalan itu akan diperbaiki,” tegas Salifun selaku Ketua RT 23 Kelurahan Punggolaka di DPRD Kota Kendari, Kamis (19/9/2019).

Diakui Salifun, langkah yang diambil dengan menutup akses jalan merupakan keputusan terakhir mereka setelah berbagai upaya dilakukan. Bertemu para sopir truk untuk mendudukkan permasalahan ini juga sudah ditempuh.

“Kita juga sudah siram-siramkan air tapi tidak berpengaruh. Makanya ini langkah yang kami ambil,” jelasnya.

Lurah Punggolaka, Arnaldo, yang ikut mendampingi warganya mengadu langsung ke Ketua DPRD Kota Kendari mengatakan ada sekitar 600 orang lebih di wilayah tersebut yang terdampak debu jalan itu.

Menurutnya jalan tersebut belum pernah mendapatkan perhatian serius sejak dirintis beberapa puluh tahun lalu. Jalan tersebut disentuh pemerintah hanya saat program padat karya.

  • Bagikan